Liburan kemarin saya ke Bogor, tepatnya ke desa Cinangneng. Saya berangkat hari sabtu pagi jam tujuh. Di sana saya bermain-main. Saya bermain angklung, saya membuat wayang golek dari batang daun singkong. Pertamanya sih susah, setelah diajari akhirnya saya bisa juga.

Niko, Ansori, kak Vanny, Alan, dan wayang hasil buatan kami dari daun singkong. Bagus kan?

Saya lalu menggambar dan mewarnai di atas caping. Saya menuliskan kalimat Cinangneng Bogor 2011. Setelah menggambar, saya belajar menari jaipongan. Gerakannya cepat dan sedikit sulit. Saya lalu pergi ke tempat pembuatan kue bugis. Sangat menyenangkan. Setelah membuat kue bugis, saya belajar membuat wedang jahe. Saya kira rasanya tidak terlalu pedas, ternyata pedas sekali.

Serbuk untuk wedang jahe yang kami buat juga bisa dimakan sebagai permen jahe. Rasanya agak pedas tapi membuat badan terasa hangat.

Lalu, saya istirahat dan makan siang. Setelah makan siang saya diajak mengunjungi kampung warga. Di sana ada yang membuat engrang, tas, dll. Barang-barang itu dijual.

Teknik menanam padi disebut 'Menandur' atau menanam sambil mundur.

Setelah itu saya pergi ke sawah untuk menanam padi. Setelah menanam padi di sawah, saya menyeberangi sungai dengan seutas tali, lalu saya juga memandikan kerbau. Setelah memandikan kerbau, saya membersihkan diri dan bersiap-siap pulang ke Jakarta.

 

ditulis oleh: Niko (adik asuh kelas 7)

Foto: kak Devi Sonya